Apa Satu Sebab Nilai Ujian Sekolah Rendah ?

Coba jawab,  kenapa kamu
… ga paham-paham materi pelajaran,
… ngerasa sulit banget jawab soal,
… hingga nilai ujian kamu rendah? walaupun sebenarnya nilai itu bukan tujuan utama lho 🙂

Cuma SATU penyebabnya. Mau tau jawabannya?

Sebelum belajar untuk ujian sekolah apapun; UTS, UAS, formatif, Ujian Nasional, SBMPTN, atau ujian masuk PTN apapun coba deh temukan jawabannya di blog ini.

Jawabannya sederhana. Yuk kita simak pakar psikologi Pendidikan, James Block

“Individu itu pada dasarnya memang unik dan berbeda, namun setiap individu dapat mencapai taraf penguasaan PENUH asalkan diberi waktu yang cukup untuk belajar sesuai dengan tingkat kecepatan belajar individualnya.”

Individu yang dimaksud tentu kamu. Ya kamu berbeda dengan teman-teman kamu.

Yang membedakan kamu dengan teman kamu dalam belajar adalah WAKTU. Maksudnya? Gini ada anak yang bisa nguasain PENUH materi pelajaran dalam waktu singkat dan ada yang memerlukan waktu lebih lama, namun pada akhirnya anak itu akan mencapai penguasaan penuh juga.

Nah bisa saja kamu termasuk yang cepat belajar atau mungkin butuh waktu yang lebih lama. Ini normal dan wajar.

Bukan berarti juga yang cepat belajar itu bakal yang lebih nguasain materi pelajaran. Belum tentu. Ingat kisah kura-kura berhasil mengalahkan kelinci dalam lomba lari? Ya si kura-kura menang walaupun larinya lebih lambat.

Si Cepat Belajar mungkin cuma butuh waktu 1 jam untuk nguasain 50% materi.  Tapi dia tidak akan bisa nguasain 100% jika dia tidak mau melanjutkan. Sebaliknya si Lambat Belajar butuh waktu 2 jam untuk nguasai 50% materi, tetapi dia terus berusaha, merasakan sulit belajar, mengulang-ulang materi hingga akhirnya dia butuh waktu 5 jam untuk nguasain 100% materi.  Nah, akhirnya si Lambat Belajarlah yang akhirnya jadi master.

Itulah sekilas konsep Belajar Tuntas (Mastery Learning).

Seorang pelopor konsep Belajar Tuntas, Carleton W. Washburne,  mengatakan:

Dalam pembelajaran seharusnya yang berlaku tetap adalah pemahaman tingkat tinggi siswa dan yang berlaku tidak tetap adalah jumlah waktu yang digunakan siswa untuk memahami suatu konsep.

Konsep belajar tuntas juga mensyaratkan siswa harus benar-benar paham terhadap konsep pelajaran tertentu sebelum lanjut ke konsep lebih tinggi lagi. Analoginya gini jika kamu hanya menguasai 75% materi ibarat kamu naik mobil dengan 3 roda, tak bisa jauh.

Konsep belajar tuntas ini ga sekedar asal omong lho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% siswa belajar tuntas telah mencapai prestasi yang sama baiknya dengan 20% siswa berprestasi tertinggi yang menggunakan pendekatan non-belajar tuntas. (Sumber: Introduction to Mastery Learning: Theory and Practice  karya James Block).

Tapi, ga semudah itu. Faktanya di sekolah atau di kelas bimbel, kamu belajar berdasarkan jam belajar yang dibatasi, bukan berdasarkan tingkat kepahaman.

Kalau waktu belajar habis, tetapi belum paham lantas bagaimana?

Jawabannya:

  1. Miliki KEBEBASAN WAKTU untuk belajar kapanpun di manapun
  2. Carilah metode BELAJAR EFEKTIF sehingga waktu belajar lebih sedikit

Mungkin kamu berpikir, “Ah tidak mungkin, saya kan sangat sibuk banget. ga mungkinlah menambah waktu belajar lagi” .  Benarkah? Coba sama-sama kita evaluasi hal-hal yang merampas waktu ketika mau belajar.

Hindari perampas waktu belajar!

Inilah tanda-tanda cara belajar yang habisin waktu kamu sia-sia:

  • Waktu kamu habis nunggu mood belajar muncul
  • Waktu kamu habis sibuk cari bahan ujian, fotocopy atau pindahin catatan.
  • Waktu kamu habis ternyata jadwal bimbel tidak klop dengan jadwal ujian.
  • Waktu terbuang karena guru/tutornya ga cocok. Kamu tidak konsentrasi karena kelasnya penuh dan ribut.  Kamu mau minta ulang karena ga ngerti tapi takut ganggu teman kamu.
  • Kamu butuh waktu lama untuk cari-cari soal, kemudian butuh waktu lagi untuk cari-cari pembahasan soal untuk kamu bandingkan.
  • Kamu ingin ngulang materi di rumah tapi capek karena energi dan waktu kamu habis di jalan.
  • Yang paling penting: METODE BELAJAR TIDAK EFEKTIF. kamu sudah belajar berjam-jam tapi ternyata paham sedikit dan mudah lupa. Sedih banget yaa..

Nah, kalau kamu meyakini bahwa memang benar siapapun bisa nguasain materi pelajaran dengan PENUH dan ini hanya dipengaruhi oleh jumlah waktu belajar. Maka manfaatkanlah waktu terbatas yang kamu punya untuk belajar efektif. Perbanyaklah jam belajar efektif. Dan jangan lupa tetap main dan beraktivitas sesuai umur kamu karena overload belajar bikin kamu cepat jenuh juga,

Mau cari sarana belajar efektif? Cobain zenius. Kamu akan memiliki kebebasan waktu belajar kapanpun dimanapun.  Untuk info dan pemesanan zenius klik www.eduedi.com

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.