Gimana Sih Pola Belajar Yang Baik ?

Yakin pola belajar kamu sudah benar? Jangan-jangan pola belajarnya salah. Waktu kamu terbatas, jangan sampai habisin waktu itu sia-sia. Mau tiru pola belajar yang baik juara dunia? Tenang, para peneliti sudah menemukannya.

Mungkin saat ini kamu ikut pola belajar di sekolah, bimbel, tryout dan berbagai program belajar lainnya untuk ujian nasional, ujian sekolah. Tujuannya agar nilai raport kamu bagus dan lolos masuk PTN Favorit jalur SNMPTN. Atau saat ini kamu jadi sangat rajin belajar untuk tembus SBMPTN yang saingannya sangat ketat.

Pertanyaannya: Gimana sih pola belajar agar lolos persaingan yang super ketat itu?

Ok, untuk pola belajar SBMPTN memang belum ada sih risetnya tapi secara umum ada bukti riset yang mempelajari bagaimana pola belajar orang bisa jadi juara, superior, ahli kelas dunia. Jadi kita teladani aja standar pola belajar juara kelas dunia aja yaa.. moga-moga kamu bisa jadi ahli kelas dunia kalo nerapin ini.

Untuk menjawab ini para peneliti berkunjung ke Akademi Musik Berlin Barat, sekolah musik terkenal di dunia. Lulusannya banyak bermain di simponi orkestra atau berkarir solo. Bahkan ada Profesor musik lho di sana 🙂

Riset ini bertujuan untuk mengetahui apa yang membuat pemusik menjadi juara kelas dunia, apa yang membedakan pemain biola yang terbaik berbeda dengan lainnya. Bagaimana pola belajarnya ?Mmmmhh.. kira-kira apa ya? Apakah karena lama latihan mereka? Sering ikut lomba? Gurunya hebat mungkin.. Ok, let’s find out.

Untuk memulai riset ini, profesor di akademi musik tersebut diminta untuk membagi siswa pemain biola menjadi tiga kelompok:

  1. Kelompok Terbaik berisi siswa yang berpotensi memiliki karir solo kelas dunia.
  2. Kelompok Baik berisi pemusik yang handal tetapi tak sebaik kelompok yang pertama.
  3. Kelompok Biasa berasal dari departemen yang berbeda, memiliki standar yang lebih rendah. Biasanya berpotensi menjadi guru musik.

Selanjutnya para peneliti mengumpulkan berbagai data tentang mereka yang sangat banyak dan detil.

Ini hasilnya… Penasaran ga?

Kita bahas dulu persamaan mereka.

Mengejutkan! Ketiga kelompok ternyata menghabiskan total waktu yang sama untuk aktivitas berkaitan dengan musik. Sekitar 51 jam/minggu untuk untuk pelajaran sekolah, berlatih, tampil di depan publik dan sebagainya. Mereka semua bangun pagi-pagi dan berlatih hingga malam. Mmmmh.. sepertinya motivasi dan komitmen mereka sama ya untuk menjadi pemusik hebat.

Ketika mereka ditanya aktivitas yang paling berpengaruh terhadap kemajuan keahlian musik mereka. Jawabannya latihan sendiri menjadi pilihan nomor satu paling penting.

Nah terus apa donk yang membedakan mereka?

Bakat ? Bawaan turunan kali! Mungkin ortunya nurunin gen pemain biola kepada anaknya.. Hehehe.. ga lah, sampai saat ini belum ditemukan adanya gen pemain biola, matematika, fisika dll. Jadi jangan pikir deh, “ga bakat fisika nih” atau sejenisnya..

Ok, lanjut….

Ternyata yang membedakannya adalah jumlah jam latihan sendiri itu. Ketiga kelompok memiliki perbedaan drastis! Jadi mereka tau latihan sendiri itu penting tapi masalahnya ga dikerjakan. Rata-rata, kelompok Terbaik dan Baik menghabiskan waktu 24 jam/minggu untuk latihan sendiri. Kelompok Biasa hanya 9 jam/minggu.

Temuan pun semakin menarik…

Para pemain biola juga sadar kalo berlatih sendiri itu memang sulit dan ga menyenangkan, walaupun itu penting! Mereka merasa aktivitas ini perlu usaha dan pengorbanan besar dibandingkan sekedar bermain musik untuk bersenang-senang ataupun belajar kelompok.

Pernah yaaa ngalamin “usaha berat” pas belajar sendiri ? Ternyata itu wajar, para ahli kelas dunia pun mengalaminya.

Latihan berat pun menuntut mereka untuk mengubah agenda kegiatan hariannya. Kedua top grup terbaik latihan sendiri di pagi-pagi hari atau menjelang sore hari, yakni ketika mereka masih segar.

Sebaliknya kelompok Biasa latihan di akhir sore hari ketika biasanya sudah capek. Karena latihan ini membutuhkan banyak energi dan konsentrasi maka kedua kelompok Terbaik dan Baik lebih banyak tidur siang. Mereka perlu recovery…

Jadi tidur siang itu perlu setelah bersusah payah latihan sendiri.

Walapun terasa tidak menyenangkan, latihan sendiri pun ada sisi menariknya yakni BEBAS mau belajar apa. Latihan bisa ditentukan sesuai kehendak sendiri. Kebanyakan aktivitas lain seperti menghadiri kelas atau ikut pertunjukan sangat tergantung kepada pihak lain.

Ok, Jangan berhenti membaca..boleh istirahat bentar bacanya. Selanjutnya akan diungkap apa perbedaan kelompok TERBAIK dengan kelompok BAIK karena kedua kelompok tersebut menghabiskan waktu yang sama untuk latihan sendiri.

Jawabannya terletak sejarah siswa, yakni pada total waktu kumulatif semenjak mereka pertama kali berlatih musik. Ketika umur mereka 18 tahun, kelompok Terbaik telah berlatih sendiri sekitar 7.410 jam, kelompok Baik berlatih sekitar 5.301 jam dan kelompok Biasa cuma 3.420 jam.

Sangat berbeda jauh bukan? Dan jika kelompok Baik ingin mengejar ketinggalannya, sangatlah sulit. Apalagi kelompok ketiga mau ngejar kelompok Terbaik. Kalo overload belajar sendiri juga bisa bikin jenuh dan bosan.  Inilah pentingnya untuk ikut pola belajar sesuai kebutuhan sendiri sedini mungkin sesuai kapasitas masing-masing.

Hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam makalah berjudul The Role of Deliberate Practice in the Acquisition of Expert Performance, karya K. Anders Erricson dan koleganya dari Max Planck Institute for Human Development and Education. Inilah cikal bakal Teori Deliberate Practice (DP)- latihan khusus yang membutuhkan konsentrasi dan bertujuan meningkatkan kemampuan terus menerus. Nanti akan saya bahas tentang DP ini. Teori DP ini mulai diterima sebagai lawan dari teori yang menganggap keahlian karena bawaan bakat turunan.

Berbagai riset menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk latihan sendiri adalah prediktor paling akurat untuk pencapaian keahlian apapun ketika dewasa nanti.

Jadi pelajaran apa nih yang bisa kita ambil untuk ngubah pola belajar yang benar untuk masuk PTN yang kamu idam-idamkan?

  1. Penting banget kamu belajar sendiri. Walaupun terasa berat tapi wajib dilakukan. Latihan sendiri yg benar ini berdasarkan konsep Deliberate Practice (DP). Btw, zenius itu dirancang berdasarkan konsep DP ini.
  2. Karena latihan sendiri itu menguras energi, kamu perlu alokasikan waktu untuk istirahat
  3. Mulailah pola belajar yang benar sedini mungkin. Act now! Jangan tunda lagi. Semakin cepat kamu memulai maka semakin banyak jumlah jam belajar latihan sendiri yang kamu kumpulkan. Jika sekarang masih kelas 10 SMA, maka mulailah dari sekarang untuk persiapan SBMPTN.

Sementara ini dulu ya, nanti tentang konsep Deliberate Practice (DP) ini bisa dengerin audio dari foundernya Zenius, Sabda PS disini

Kalo kamu lagi cari-cari tutor yang bisa mendampingi kamu ketika latihan sendiri. Gunakanlah Zenius. Efektif banget dah! Dengan zenius kamu bebas nentuin materi yang kamu butuhin. Bebas nentuin waktu belajar, yakni saat kamu masih fresh. Zenius bisa dipesan vis sms/wa di 085722235554 (dedy) | PIN BB:27FA3532 | info detil klik   www.eduedi.com 

 

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.